Tokoh-tokoh Kebangkitan Islam
a. Rosullullah SAW
Tak terjangkau tinggi pekertimu
Tidak tergambar indahnya akhlakmu
Tidak terbalas segala jasamu
Sesungguhnya Engkau Rosul Mulia
Tabahnya hatimu menempuh dugaan
Mengajar pekerti kesabaran
Menjulang panji kemenangan
Itulah lirik yang disampaikan sebuah grup nasyid bernama “The Fikr” kepada Beliau saw. Setiap sholat umat muslim, nama beliau saw dibacakan.
Pahit dan getir perjuangannya telah membawa cahaya kebenaran yang berupa islam
Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا
الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
(artinya): “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepada Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya”. (Al Ahzab: 56)
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda (artinya): “Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan membalasnya dengan shalawat sepuluh kali lipat.” (H.R. Al Hakim dan Ibnu Sunni, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’)
“Barangsiapa bershalawat 10 kali kepadaku di waktu pagi dan 10 kali di waktu sore, ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat”. (HR. Thabrani).
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a, Rasulullah saw. Bersabda: “Orang yang paling pertama dengan aku di hari kiamat adalah yang lebih banyak bershalawat kepadaku”. (HR. Tirmidzi)
Allah swt. Bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Sebagai wujud penghormatan yang tinggi dan rasa cinta kasih Allah yang mendalam kepada beliau, yang kepribadiannya sangat agung dan mulia.
Para Malaikat sebagai penduduk langit diperintahkan bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Untuk mendo’akan beliau agar derajat kemuliaannya semakin hari semakin tinggi, dan terhindar dari segala aib/kekurangan.
Demikian pula, kita sebagai penduduk bumi juga diperintahkan Allah swt untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad saw untuk mendo’akan keselamatan, ketenteraman, kemuliaan serta ampunan dari Allah swt bagi beliau, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kita kepada beliau atas jasa-jasa beliau menuntun kita kepada Hidayah Allah swt.
Berdasarkan hal inilah, pantaslah kita dan semua umat muslim berkeyakinan bahwa Nabi Muhammad saw adalah manusia yang derajatnya paling mulia di sisi Allah Swt.
Jelaslah bahwa semua sifat beliau shallallahu ‘alaihi wasallam lah sebagai pembangkit islam yang telah mengubah kebatilan menuju keterangan. Belau telah mengubah kejahiliahan dan membangun peradapan paling besar di dunia. Pantaslah beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memimpin islam sampai demikian besarnya dengan kehendak Allah. Allah telah menunjukan urutan awal dan akhir sebuah perjalanan, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat derajat wanita dan budak. Tidak ada keraguan bagi yang beragama islam untuk meyakini beliau, bersalawat kepada beliau, menyayangi beliau, dan berterima kasih kepada beliau. Dengan adanya beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjadi jelas yang mana yang benar dan yang bathil. Begitu pula menjadi jelas pula teguhnya agama islam di dunia dan akhirat. Agama yang seharusnya bangkit menemui singgasananya sebagai pewaris dari Tuhan Yang Maha Esa. Beliau dalam hadits disebutkan akan memiliki kerajaan yang tertinggi dari semua makhluk. Tiada kenikmatan yang diraih manusia senikmat ini, tidak ada kehebatan yang dimiliki oleh manusia sehebat ini, dan tidak ada pengaruh yang lebih luas pengaruhnya dibanding pengaruh seorang yang yatim piatu ini. Subhanallah.
b. Abu Bakar As-Siddiq
Abu Bakar As-Siddiq memiliki ketegasan dan ketegaran yang sangat luar biasa. Dua hari setelah nabi Muhammad saw wafat, ketika suasana Madinah masih sangat berkabung. Bilal masih menangis ketika mengumandangkan adzan. Pasukan-pasukan yang tidak jadi pergi berperang karena meninggalnya nabi Muhammad saw. Pertama kalinya beliau ra dilantik menjadi seorang khalifah. Tetapi tugas nabi Muhammad saw langsung ditunaikan, dia langsung memerintahkan pasukan Usamah untuk melanjutkan ekspedisi ke tempat Dzu Khasyab, tempat pertama kalinya ia (Usamah) mendengar berita tentang sakitnya Rosullullah saw . Umar sebagai sahabat nabi saw yang termasuk paling dekat dengan nabi Muhammad saw, yang ketiga dicintai nabi saw setelah Aisyah dan Abu Bakar, yang telah melihat banyak mu’zizat nabi saw, yang juga pertama kali membaiatnya, berbeda pandangan dalam masalah Usamah. Kebanyakan ulama beranggapan dan memang tidak banyak anggapan lain bahwa Usamah masih terlalu muda dan tidak berpengalaman dalam urusan peperangan. Tetapi keteguhan hati Abu Bakar dengan berkata, “Apakah engkau telah kehilangan kekuatanmu setelah Rosulullah saw wafat dan menjadi lemah, ya Umar?”
Akhirnya ekspedisi pun dilanjutkan, inilah awal dari penaklukan-penaklukan zaman Umar bin Khattab dilakukan. Islam bisa menang melawan Romawi dan seterusnya sampai perang Salib. Bisa dikatakan, tanpa jasa keberanian Abu Bakarlah, Umar berani untuk melakukan berbagai macam penaklukan.
c. Umar Bin Khattab
“Kalau engkau merasa berkuasa untuk membuat aniaya kepada hamba Allah, ingatlah pula bahwa Allah lebih berkuasa membalasnya.” Disampaikan oleh Umar bin Khattab.
Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun `Umar itulah penaklukan-penaklukan penting dilakukan orang Arab. Tak lama sesudah `Umar pegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, pasukan Arab menduduki Suriah dan Palestina, yang kala itu menjadi bagian Kekaisaran Byzantium. Dalam pertempuran Yarmuk (636), pasukan Arab berhasil memukul habis kekuatan Byzantium. Damaskus jatuh pada tahun itu juga, dan Darussalam menyerah dua tahun kemudian. Menjelang tahun 641, pasukan Arab telah menguasai seluruh Palestina dan Suriah, dan terus menerjang maju ke daerah yang kini bernama Turki. Tahun 639, pasukan Arab menyerbu Mesir yang juga saat itu di bawah kekuasaan Byzantium. Dalam tempo tiga tahun, penaklukan Mesir diselesaikan dengan sempurna.
Penyerangan Arab terhadap Irak yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Persia telah mulai bahkan sebelum `Umar naik jadi khalifah. Kunci kemenangan Arab terletak pada pertempuran Qadisiya tahun 637, terjadi di masa kekhalifahan `Umar. Menjelang tahun 641, seseluruh Irak sudah berada di bawah pengawasan Arab. Dan bukan cuma itu: pasukan Arab bahkan menyerbu langsung Persia dan dalam pertempuran Nehavend (642) mereka secara menentukan mengalahkan sisa terakhir kekuatan Persia. Menjelang wafatnya `Umar di tahun 644, sebagian besar daerah barat Iran sudah terkuasai sepenuhnya. Gerakan ini tidak berhenti tatkala `Umar wafat. Di bagian timur mereka dengan cepat menaklukkan Persia dan bagian barat mereka mendesak terus dengan pasukan menyeberang Afrika Utara.
Sama pentingnya dengan makna penaklukan-penaklukan yang dilakukan Umar adalah kemantapan pemerintahannya. Iran, kendati penduduknya masuk Islam, berbarengan dengan itu mereka memperoleh kemerdekaannya dari pemerintahan Arab. Tetapi Suriah, Irak dan Mesir tidak pernah peroleh hal serupa. Negeri-negeri itu seluruhnya di-Arabkan hingga saat kini.Umar sudah barangtentu punya rencana apa yang harus dilakukannya terhadap daerah-daerah yang sudah ditaklukkan oleh pasukan Arab. Dia memutuskan, orang Arab punya hak-hak istimewa dalam segi militer di daerah-daerah taklukan, mereka harus berdiam di kota-kota tertentu yang ditentukan untuk itu, terpisah dari penduduk setempat. Penduduk setempat harus bayar pajak kepada penakluk Muslimin (umumnya Arab), tetapi mereka dibiarkan hidup dengan aman dan tenteram. Khususnya, mereka tidak dipaksa memeluk Agama Islam. Dari hal itu sudahlah jelas bahwa penaklukan Arab lebih bersifat perang penaklukan nasionalis daripada suatu perang suci meskipun aspek agama bukannya tidak memainkan peranan.Keberhasilan Umar betul-betul mengesankan. Sesudah Nabi Muhammad saw, dia merupakan tokoh utama dalam hal futuhat Islam. Tanpa penaklukan-penaklukannya yang secepat kilat, diragukan apakah Islam bisa tersebar luas sebagaimana dapat disaksikan sekarang ini. Lebih-lebih, kebanyakan daerah yang ditaklukkan dibawah pemerintahannya tetap menjadi Arab hingga kini. Jelas, tentu saja, Muhammadlah penggerak utamanya jika dia harus menerima penghargaan terhadap perkembangan ini. Tetapi, akan merupakan kekeliruan berat apabila kita mengecilkan saham peranan Umar. Penaklukan-penaklukan yang dilakukannya bukanlah akibat otomatis dari inspirasi yang diberikan Muhammad. Perluasan mungkin saja bisa terjadi, tetapi tidaklah akan sampai sebesar itu kalau saja tanpa kepemimpinan Umar yang brilian.Memang akan merupakan kejutan –buat orang Barat yang tidak begitu mengenal Umar– membaca penempatan orang ini lebih tinggi dari pada orang-orang kenamaan sekaliber Charlemagne atau Julius Caesar dalam urutan daftar buku ini. Soalnya, penaklukan oleh bangsa Arab di bawah pimpinan Umar lebih luas daerahnya dan lebih tahan lama dan lebih bermakna ketimbang apa yang diperbuat oleh Charlemagne maupun Julius Caesar.
d. Solahudin Al-Ayyubi
Salahudin Al-Ayyubi, atau Ibnu Ayyub, atau juga sering dipanggil oleh Kristen adalah Saladin. Dia adalah ujung tombak kemenangan Islam pada masa perang Salib. Kisah yang begitu terkenal ketika dia membunuh Reynald De Catillon dan membebaskan Guy De Lusignan merupakan hal baru dalam sejarah perang suci. Beliau tidak ingin membunuh seluruh umat Kristen dengan pandang buluh, sebagaimana model Yoshua^(ketika nabi Musa meninggal sebelum sampai di Kanaan orang Yahudi digantikan kepemimpinannya oleh Yoshua). Salahudin pada Guy berbaik hati sedang kepada Reynald yang mau menyerang kota suci Mekkah dan Madinah dieksekusi mati. Cukup wajar apabila ia membunuh Reynald yang telah menghujat nabi Muhammad saw yang umat Islam cintai dengan penghujatan terbesar. Karena Reynald telah menghujat,”Mana Muhammad pelindung kalian itu, akan kubongkar kuburnya, dan akan kuserang ka’bah kalian!”
Sesuai dengan penjabaran Perang Salib yang telah dikemukakan oleh penulis, Salahudin Al-Ayubi adalah seorang pemimpin yang taat kepada Allah swt terbukti ketika kemanngan telah tampak, ia bersungkur sujud atas keemenangan yang diraihnya itu. Dia benar-benar bersyukur ketika melihat tanduk hittin, kemah bagi raja. Dia telah mampu menerjang Yerusalem sampai tumpas.
Kemenangan itu menghantarkan dia duduk di bangku paling atas dalam sejarah kemenangan perang Salib. Proses mengizinkan kepada Balian dari Ibelin untuk mempertahankan kotanya, Yerusalem, karena tuntutan rakyatnya adalah suatu kebijaksanaan besar. Sehingga pihak gereja banyak yang berpihak kepadanya dalam urusan contoh seorang pembangkit, kata sebagiarn besar pendeta Kristen dialah yang telah mengikuti ajaran gereja secara benar. Sayangnya lama ia wafat, kuburnya ditendang-tendangi oleh pembesar Kristen sambil berkata,”Hai Saladin, kami telah datang. Tunjukkanlah dirimu!” Meskipun begitu, itulah bukti kekuatan Salahudin yang akan terus dikenang bahkan sampai ia meninggal.
e. Ahmadinejad
Presiden Iran lahir di tengah pusaran badai dan dibesarkan olehnya. Meeka bagaikan saudara kembar. Sejak beliau memegang tampuk kepimmpinan pada pertengahan Agustus 2005, ia mulai mengusir badai satu persatu tanpa mengenal putus asa dan rasa jenuh. Ia mendapat dukungan yang sangat besar dan Negara-negara ketiga, khususnya Kub, Bolivia, Venezuela, Brazil, Honduras, dan Negara-negara kecil yang ingin merdeka dari kukungan Amerika Serikat.
Di dalam dirinya tertanam kebesaran bangsa yang jarang ada tandingannya. Karena itu, sikap keras kepala dan penentangan Iran sangatlah istimewa. Dari pinggiran kota Teheran memulai perjalanan panjangnya menghapus korupsi dan para koruptor.
Presiden Ahmadinejad memiliki sikap keras kepala atau penentangan bagaikan seekor elang. Jelaslah elang adalah raja para burung. Ia selalu memantau segal perkara dari ketinggian, dan tidak mau hinggap kecuali berada di puncak. Buktinya, ia menentang kekuatan ekonomi dan militer terbear di dunia. Dia memberikan kepada para diplomatornya untuk melakukan berbagai berbagai manuver yang diperlukan.
Dua pertiga jumlah masyarakatnya yang berjumlah 70.000.000 jiwa, adalah pemuda yang berumur 30 tahun. Karena itu, tidak heran bila seorang pemuda yang masih dibawah umur 49 tahun itu menang. Dari pemudalah beliau datang. Dia memiliki lawan yang sangat berat, yaitu Sayyid Hashemi Rafsanjani. Lalu mengapa para pemuda memilih Ahmadinejad yang menimbulkan badai local di Iran?
Sebabnya adalah, ketika warga memilih, mereka tidak hanya memilih nama, tetapi dapat pula memilih program yang ditawarkan. Mereka memilih sesuai dengan harapan politik mereka, serta sesuai dengan visi Negara. Program nuklir dengan tujuan damailah yang membuatnya dipilih oleh rata-rata pemuda Iran yang melihat prospek baik ini.
Ahmadinejad menyebut dirirnya sebagai “pembersih jalan” bagi rakyat Iran. Ia mempunyai program yang sering turun ke jalanan untuk sekedar menyapu jalan. Akhlaknya dibesarkan oleh pinggiran Teheran dan keluarga yang taat. Meskipun muncul berbagai tanggapan, namun pemerintahan ini tetap menjadi sebuah pemerintahan religious-demokratis yang dibangun untuk melayani rakyat sehingga dengan pesat pertumbuhan pun mengikuti.
Ahmadinejad pernah mengatakan kepada para pelaku usaha yang menunjukan kegelisahan karena terpilihnya Nejad dengan ungkapan sebagai berikut, “ Kita akan bahu-membahu untuk meningkatkan penanaman modal dari dalam dan luar negri Iran. Memang masih ada kendala dalam tubuh birokrasi kita yang dapat membahayakan dunia investasi Iran, naumn Iran akan terus maju dan berkembang, dengan kemandiriannya sendiri, dan Iran ama sekali tidak butuh bantuan Amerika Serikat untuk menempuh jalan ini”.
Ia juga menyerukan pembangunan hubungan yang lebih erat dengan tetangga-tetangga Iran dan mengurangi prosedur traveling di antara mereka. Sebenarnya, Ahmadinejad tergolong memiliki kesiapan paling minim untuk merebutkan kursi kepresidenan untuk melanjutkan dialog dengan Barat, sementara itu Nejad malah menentang hubungan antara Iran-Amerika di tengah iklim kondisi saat ini.
Ahmadinejad menyangkal keras adanya keinginan negaranya untuk membekali dirinya dengan senjata nuklir. Ktanya, “Kami tidak membutuhkan semua itu, sebab ini tidak sesuai dengan kultur budaya kami dan akidah Islam kita”.
Dalam politik luar negri, Ahmadinejad mengedepankan prinsip-prinsip keadilan, kedamaian, kerukunan, dan usaha membangun hubungan yang baik. Dia berkata, “Saya selalu siap menjalin kerjasama dengan negara manapun yang tidak memusuhi Iran.” Dia juga menegaskan perlunya menjalin kerja sama dalam bidang nuklir dengan Uni Eropa. Dan dia juga mengingatkan pentingnya sikap saling percaya bahwasanya Iran memang butuh teknologi nuklir untuk memnuhi kebutuhan energinya dan tujuan-tujuan medis dan ilmiah. Jadi hendaknya Negara lain tetap menghormati hak Iran untuk mengembangkan teknologi nuklirnya untuk tujuan damai.
Presiden Iran juga menyatakan keinginannyauntuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Arab dan Negara-negara Islam. Karena memang hubungan baik telah terjalin selama ini, namun hubungan baik itu dapat ditingkatkan. Berkaitan dengan itu, berikut beberapa kutipan pernyataannya, “Kita akan terus meningkatkan hubungan dengan negara-negara Islam dan Negara-negara Arab yang lain.” “Sesungguhnya peningkatran hubungan dengan Negara-negara Teluk menjadi prioritas kebijakan politik luar negri kita.” “Teluk Persia adalah teluk kedamaian dan keadilan.” “Saya akan selalu mengulurkan tangan saya kepada semua orang, dan saya akan terus mencoba menjalin hubungan baik dengan pihak manapun kecuali Israel.”
Pernyataan-pernyataan ini secara implisit membimbing Islam menuju kebangkitan Islam. Islam mampu bergerak mengikuti langkah-langkahnya dalam berpolitik. Islam membutuhkan orang yang seperti dia karena itu Islam mampu untuk bangkit.
f. Pangeran Diponegoro
Penulis ingin menjelaskan sedikit tentang kisah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang membuat penulis melirik beliau. Beliau adalah salah satu tokoh yang mampu membuat kerisauan bagi Belanda. Belanda masa itu mengalami kerugian yang sangat besar dalam peperangan melawan Diponegoro. Sampai-sampai Belanda mewajibkan kerja paksa kultur stelsel^ sebagai pengembalian dari perang melawan Diponegoro.
Pangeran Diponegoro, beliau adalah salah satu keturunan keraton Jogjakarta. Panggilan masa kecilnya adalah pangeran Antawiryo. Beliau memiliki keinginan untuk membebaskan perbudakan dari rakyat. Ia juga berkembang menjadi seorang kyiai yang sangat dikasihi oleh rakyatnya. Beliau selalu, dengan kudanya Kyai Gentayu, mengelingi bukit-bukit daerah pertanian yang miskin, yang sebagian besar sawahnya direnggut oleh Belanda. Beliau sangat peka kepada rakyat dan keras terhadap Belanda dan bahkan orang-orang keraton sendiri, yang telah menjadi boneka Belanda. Beliau berjanji akan menumpas kemiskinan sehingga rakyat mau membantu dan simpatik kepadanya.
Ketika pangeran Diponegoro menemui kemelut ketika berunding dengan Belanda dan pihak keraton, bahkan hamper berujung pada pertumpahan darah. Beliau pulang ke rumahnya di atas bukit. Bukit itu awalnya adalah sepi, di rumahnya istrinya menunggu kedatangannya.
Sesampainya di rumah, beliau bercengkrama dengan istrinya agak dan sesekali membicarakan masalah rakyat. Tanpa disangka-sangka, ada seseorang yang memanggilnya di luar pintu pagarnya. Ketika melihat ke belakang, ia melihat padukannya yang sangat besar, hingga bukit yang tadinya sepi menjadi penuh dengan pasukannya, telah menanti beliau dengan berbagai perlengakapan perang yang ada terlebih tombak. Mereka berbaris dengan rapi menanti komando dari beliau. Betapa kentalnya persatuan islam saat itu. Dari sanalah terdeklarasikanlah perang hingga merusak perekonomian Belanda. Itulah persatuan islam yang pernah ada di Indonesia sampai-sampai rakyatnya mengikuti beliau tanpa diminta.
g. Baharudin Jusuf Habibie
Baharuddin Jusuf Habibie adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Jabatannya digantikan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Dia dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan dan belajar teknik mesin di Institut Teknologi Bandung tahun 1954. Pada 1955-1965 dia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingineur pada 1960 dan gelar doktor ingineur pada 1965 dengan predikat summa cum laude. Dia kemudian bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm di Hamburg, hingga mencapai puncak karir sebagai wakil presiden bidang teknologi. Pada 1973 kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Suharto.
Karir di Indonesia
Sebelum menjabat Presiden, B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (Maret 1998 - 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto dan Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Pada masa jabatannya sebagai menteri ia pun diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).
Pemikirannya tentang Islam
Baharudin Yusuf Habibie adalah orang yang bisa terbilang satu dari sekian ribu orang cendekiawan yang ada di negara Indonesia. Bukan hanya cendekiawan biasa, ia memiliki pemikiran untuk memajukan pendidikan di Indonesia yang bermayoritas muslim. Pada pertemuan di ruang gedung serba guna MAN Insan Cendikia Serpong. Belau hadir untuk menyampaikan pemantapan visi dan misi sekolah ini. Belau menyampaikan, “Apabila ingin menguasai Indonesia, maka kuasailah Universitasnya. Satu-satunya jalan adalah dengan membuat sekolah SMA bekualitas sehingga dapat bersaing dengan sekolah lainnya, juga sebagai calon pemimpin bangsa nantinya.”
